Seputar KMK STAN
(tulisan ini merupakan pendapat pribadi)
Keluarga Mahasiswa Katolik STAN, merupakan wadah bagi para mahasiswa katolik STAN untuk berkumpul, beribadah, berorganisasi, dan kegiatan-kegiatan lain yang biasa dilakukan dalam sebuah organisasi kerohanian. Keluarga. Ya..kata pertama yang melekat dalam organisasi ini. Bukan persatuan, bukan kelompok, bukan persekutuan, bukan partai, apalagi mengunakan kata ‘Genk”. Saya tidak tahu sejarah penentuan kata ini, tapi menurut saya ini sangat tepat dan membuat nyaman bagi para penghuninya (walaupun pasti ada kelemahan dari kata “keluarga” ini). Keluarga menjadikan sebuah organisasi ini menjadi nyaman dan aman bagi para penghuninya (tujuan yang ingin dicapai), walaupun pada saat berjalannya organisasi ini akan sering dijumpai ketidaknyamanan dan ketidakamanan karena perbedaan visi dan misi. Tidak apa-apa, ini negara demokrasi kok, dan selama itu demi kebaikan KMK, saya pikir semua pasti setuju.
Eksklusif kah? Dengan “embel-embel” Katolik memang membuat organisasi itu hanya berisi anak-anak katolik, tapi menurut saya itu tidak menjadikan KMK ini eksklusif atau tertutup.
Seperti telah disebutkan di atas, KMK STAN ini merupakan organisasi kerohanian. tapi bagi saya tidak melulu rohani. KMK STAN juga melaksanakan kegiatan-kegiatan seperti organisasi-organisasi kemahasiswaan lain. Misalnya : Pemilihan Badan pengurus Harian (Ketua Umum, Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Bidang-Bidang di bawahnya), Dewan Pendamping, olah raga, paduan suara, pectria (info seputar kmk dalam media tertulis), cari dana, aksemata (ajang keakraban dan sarasehan mahasiwa awal tahun), natal dan paskah bersama, dll
Bagaimana menurut Anda?
Hello world!
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!